Kita tentu bersyukur banyak program pemerintah Bireuen kali ini, terkait peningkatan ekonomi keluarga, seperti program-program Kelompok Usaha Bersama, bantuan alat pertanian dan ternak, penyediaan rumah murah bersubsidi,bantuan Rehab rumah, bantuan langsung tunai, raskin
Namun, ini baru sebatas pada upaya penanggulangan kemiskinan. Apalagi, beberapa program juga kerap dipandang “gagal” karena terbelit masalah ketidak akuratan data, ketiadaan pendampingan, lemahnya pengawasan dan evaluasi secara baik..
Untuk dapat hidup layak dan mandiri, sesungguhnya masyarakat harus bekerja, entah sebagai buruh, karyawan, atau pekerja mandiri. Ini berarti pemerintah harus menyiapkan lapangan kerja seluas-luasnya.
Kita sangat berharap ujar Tgk. Munawar, S.Pd.I. Pada waktu akan datang Keluarga Sejahtera Keluarga Bahagia semoga berhasil dengan baik. Dengan terlaksananya keluarga sejahtera secara merata dan didukung oleh penghasilan mencukupi tentunya, tidak perlu lagi membiarkan para istri dan ibu, kaum perempuan, menjajakan tenaganya di negeri orang dan meninggalkan keluarga yang dicintainya, betapa pun besarnya devisa yang mereka sumbangkan bagi kas negeri ini
Petani dan nelayan harus mendapat dukungan sarana prasarana memadai, akses untuk memiliki tanah garapan sendiri dan tersedianya pupuk sesuai dengan kebutuhan para petani, atau perahu yang layak bagi nelayan, serta melindungi daerah penangkapan agar Para nelayan tidak merugi karna tidak memperoleh tangkapan
Perlu kita diperhatikan kata Tgk.Munawar. Bicara program kesejahteraan tentunya yang kita bahas bukan volumenya, tapi bagai mana mengupayakan program itu harus berjalan dengan tepat dan cepat. bukan hal yang mustahil bila pemerintah mau membuka peluang kerja sama tripartit antara pihak daerah, pihak pengusaha besar, dan atau lembaga keuangan serta pihak petani atau nelayan.
Selain itu, Infrastruktur pun harus terbangun baik, sebab petani dan nelayan misalnya, tidak hanya perlu pupuk dan minyak tanah atau solar yang murah (karena disubsidi negara), tetapi juga memerlukan kepastian bahwa “modal dasar”usaha mereka itu tersedia di lapangan. Bukan tertahan oleh tangan-tangan penimbun yang “berkuasa” atau justru tertahan oleh administrasi sehingga keterlambatan pengiriman barang terjadi. Tegas Munawar, Dukungan bagi para pekerja mandiri ini sebenarnya justru menguntungkan pemerintah, setidaknya beban pemerintah membuka lapangan kerja seluas-luasnya bisa sedikit teratasi.
Semua orang akan sepakat bila dikatakan ini adalah tugas besar bersama yang harus diemban setiap anggota masyarakat. Tetapi lebih khusus pemerintah setempat yang menggenggam amanah kepemimpinan di tangannya, harus menjadi pemikul beban terbesar dalam peran menyejahterakan keluarga khususnya di Kabupaten Bireuen. Agar setiap keluarga di Kabupaten Bireuen menjadi sejahtera, kemudian menjelma menjadi bahagia dan bangsa ini pun tumbuh menjadi bangsa yang sejahtera, bangsa yang bahagia pula, kata Teungku Munawar SPdI.